Follow Us @soratemplates

Selasa, 20 Maret 2018

Testimoni Grup Merkurius : Kenangan yang tak terlupakan

Maret 20, 2018 10 Comments

       Alhamdulillah masuk ke planet Merkurius. Meskipun sebelumnya salah masuk ke grup Bumi.hehe ^___^ ,

       Di Merkurius bertemu dengan teman-teman yang sama-sama hoby menulis. Merajut mimpi bersama dan berjuang membuat postingan setiap hari.

      Senangnya bisa bertemu dengan teman-teman yang hebat.  Meskipun dalam dunia maya. Tetapi, rasanya sangat real. Ada beberapa teman di ODOP yang memberikan kesan cukup mendalam. Antara lain yaitu :

      Mas Agus Heri atau biasa dipanggil Pak Puh atau Pakde. Pak Puh seperti Ketua Kelas Tim Merkurius. Memotivasi disela-sela kesibukannya. 

       Pak Puh sangat memotivasi saya menulis. Pernah suatu kali saya berfikiran untuk berhenti karena suatu alasan. Tetapi, setiap diingatkan oleh beliau. Menjadi terpacu lagi dalam menulis. ^_^Trima kasih banyak Pak Puh.

      Mbak Nurul, adalah Ibunya tim Merkurius. Mentri Dalam Negeri. Pengetahuannya tentang dunia parenting benar-benar patut diacungi jempol. Tak bisa dibandingkan dengan saya yang baru satu tahun berumah tangga. Dulu, saya pernah bilang saat sedang galau. " semua akan terjawab oleh waktu " tetapi, kemudian beliau menjawab " waktu mah ga bisa ngejawab mbak, Dia ga bisa ngomong " 

       Dari sana saya sadar kalau  waktu emang ga bisa ngomong. Jadi, lewat action yang seharusnya menjawab.Saya semangat lagi menulis. Makasih mbak Nurul plus videonya sangat mengubah mindset saya dalam mengajar 

         Mbak Leska, setali tiga uang dengan mbak Nurul. Rame sekali . Kadang saya merasa grup akan rame dengan chat dari mbak Leska. Mbak Leska adalah Mentri Penerangan. Aktivitas chat chit menjadi terang dengan chat mbak leska. 

      Mbak Florensia adalah Mentri Penjelasan. Beberapa kali saya membaca uraian mbak Floren yang mendetail banget. Menjelaskan dengan begitu apik. Kadang iri dengan kedetailannya mengungkap satu. Kadang saya mengangap mbak Floren seperti Detective Conan . (Maaph ya mbak) peace.

         Mbak Fitri yang jebolan FLP sama dengan Mas Ivan begitu apik dalam mengolah kalimat menjadi kalimat yang sempurna. Saya tertegun baca cerbung mbak Fitri. Seperti sudah mahir sekali.

        Mas Ivan, saya acungi jempol karena beliau bisa bangkit. Saya teringat dengan adikku. Namanya Muhammad Amin yang sekarang duduk di SMA kelas 3. Kisahnya 80% hampir sama. Kadang saya berfikir mereka tidak perlu ke SLB. Karena potensi yang mereka punya bisa melesat tinggi lebih dari ekspektasi banyak orang.

        Selain itu masih banyak ada mbak umizaitun, Mas Ofi yang ternyata suka ikutan lomba ngeblog, Mas Iya Md  dengan emotion nasi dan ice cream.

        Selanjutnya ada mbak Renee, mbak Renee benar-benar bertanggung jawab mendalami perannya sebagai pije. Mbak Renee bisa sebagai pije, emak, teteh, dan kadang cerewet seperti nenek saya ( peace ) dan sangat perhatian kepada anggota Merkurius yang lain. Trima kasih ya mbak Renee . Thanks you very much..much..much..  ^_^

      Mbak Anis Khoir adalah uminya Grup Merkurius. Yang mengayomi dan membimbing dengan penuh kasih sayang. Beliau jago blog pernah suatu ketika saya konsul mengenai setting blog.  Makasih mak. Blognya mengenai parenting dan beberapa menjadi sumber inspirasi saya dalam menulis. ^_^

      Ada Mas MS Wijaya yang kadang suka muncul di chat grup memberikan motivasi dan saran. 

      Masih banyak hal yang belum saya ungkapkan satu persatu. Trima kasih sudah memberikan dukungan dan motivasi sehingga hidup saya semakin berwarna warni sekarang.

       Untuk kedepannya selepas dari tim Merkurius akan memilih kelas Fiksi atau Nonfiksi. Harapan saya selanjutnya anggota Tim Merkurius akan selalu sehat dan berkembang sesuai dengan potensinya masing-masing. Salam Literasi Maju Terus Pantang Mundur. ^_^

Minggu, 18 Maret 2018

Kekasih Bayangan : Ep 12: Lamaran

Maret 18, 2018 0 Comments
Sekilas ia seperti hantu yang bersandar di tiang lorong yang biasa kami lewati dulu. Namun, sekarang perbedaanya sangat terasa. Ia mencolok dengan seragam polisinya sedangkan aku kontras sekali dengan seragam batik PGRI dengan kerudung polos khas ibu guru . 


Kami bertemu lagi di tempat yang sama, tempat saat kami berpisah dan tempat ini pula kami dipertemukan kembali

Semilir lagu James Arthur - Say you won't let go mengiringi pertemuan pertama kami setelah 10 tahun berpisah.

I knew I love you then
But you'd never know
Cause I played it cool when I was scared of letting go
I know I needed you
But I never Showed
But I wanna stay with you until we’re grey and old
Just say you won’t let go
Just say you won’t let go

Setiap  liriknya begitu menyentuhku, Ia menatapku lama, seakan tak percaya apakah yang kutemui ini apakah hantu ataukah bukan. “ Rissa “ katanya mulai bertanya padaku ia merasa tersihir dengan pertemuan kami.

Begitupun aku juga tersihir dengan penampilannya yang sekarang begitu gagah dan menawan. Ia sudah menjadi Perwira Pertama dengan pangkat Kapten. Dia bukanlah Kapten Tsubasa ataupun Kapten Wakasimatsu, sekarang ia adalah kapten Feby Febrianto . Seorang Perwira tinggi polisi yang cerdas, cakap dan tampan.

“Hai juga bie”, aku mencoba memulai obrolan dengan dia . “ Bagaimana kabarmu “  aku mulai bertanya “ baikk, baikk sekali “ jawabnya sembari tersenyum.  “Riss gue kangen banget sama eluu , tega nian genti no hp segala “ katanya memulai pembicaraan “ hahaha, HP gue ilang pas berantam sama elu di lorong ini” jawabku riang

“Ooh gituu kiraiinn lu ga suka sama gue lagi” dia mulai memancing pembicaraan. “Heeeh, maksudnya menjurus maut. Ga lahh kit tetep sahabatan koq “ kataku mencoba menengahi” sambil tersenyum dipaksakan.

Dia mulai terdiam lama,” Kalau gue sekarang ga mau jadi sahabat loe lagi gimana Riss?” Dia mulai menatapku tajam. “ Kenapa loe masih marah sama gue yang masalah suratt , atauuuu yang masalah gue yang bilang suka sama elu??” aku mulai menebak-nebak arah pembicaraannya.

“Gue ga mau jadi Sahabat lu karena gue pengen banget jadi pendamping hidup lu,. Boleh ga Riss ?” Ia mulai melamarku di tengah lorong sekolah. “ Aaaapaa?” aku mulai gelagapan bicara . “ Jangan bercanda Feb, udah lah loe sekarang kan harus kasih penyuluhan NAPZA di Aula cepetan kesana di tunggin loh” Kataku mengalihkan pembicaraan ku . “ Gue seriusss Riss” Katanya menambahkan ia membuka bintangnya. Ia melamarku dengan bintang kepolisian “ Risa Sobarudin maukah kamu mau menjadi istriku?” katanya sungguh-sungguh.

Burung-burung berkicauan dan bercicit . “ Iya Bie,.” Kataku malu-malu.
“Hoeeeeey” anak-anak kelas 12 IPS mulai muncul dari balik pintu, Ternyata mereka selam ini menguping selama pembicaraan kami. Aku tersipu malu apalagi dipandangi guru agama kami yang sekarang jadi rekanku selama mengajar di SMA Angkasa Pak Gufron. “Ayooo di nikahkan saja sekaranglah. Sah ga ??” kata pak Gufron. “ SAHHHHHHHHHHHHHHHHHHH”  kata anak-anak serempakkk. Aku mengikuti kata-kata Pak Gufron untuk tidak pacaran selama sekolah. Sekarang digenti menjadi pasangan hidup selamanya.


 Disambut sorak sorai guru-guru yang lain. Akhirnya acara penyuluhan Napza jadi acara lamaranku . (TAMAT)
Trima kasih sudah berkunjung ^_^.

Kekasih Bayangan : Ep 10 Cintaku Pergi

Maret 18, 2018 0 Comments
Aku membeku di lorong memandang punggung Feby dari belakang. Baru pertama kali aku dibentak begini oleh dia. Meskipun, tak terhitung lagi berapa kali kami berkelahi. Tetapi, tasanya untuk saat ini. Hatiku terasa perih sekali.
Di Kelas, Sera memerhatikan ekspresi wajahku yang murah. Dan ia perlahan mendekatiku. “ Riss, ada apa ?” Ia bertanya . “ Gpp koq Serrr” kataku menjawab sekenanya. “ Suratnya udah loo kasih kan ke Feby?” ia mulai bertanya. “ Udah koq Serr tenang beres koq” aku berusaha tersenyum dipaksakan untuk menutupi gelisah yang ada dihatiku sekarang.  “tapi, lo kaya pucat bangett Riss “ Katanya menambahkan
 “ Ohh, gue belom sarapan dari rumah, biasa buru-buru kan angkot sekarang suka cepet penuh   “ kataku menjawab gelagapan . “tapi, lo kan biasanya pake scoopy ?” Katanya bertanya yang membuat ribet suasana “ Ser , udah lah kenapa juga elu nanya terus” kataku ngedumel dalam hati. Sambil tersenyum aku menjawab “ Scoopy gue tabrakan sama delman di perempatan Mangga Dua “ .  “Oh, begitu, it’s ok emang sekarang kita baru genti pemimpin jadi sepertinya ada UUD baru kalau di Mangga Dua ada delman yang ngetem, Ok Riss gue cabutt dulu yaa pengen ketemu AA Pepeb dulu. Dahh Risaa  “ Ia akhirnya menjauhiku pergi ke kandangnya.
Aku ga habis pikir, Si rangking satu bisa bodoh begitu yang dibilang di mangga dua banyak delman. Setelah itu aku mulai membaca surat Sera yang dibuang Febi ke tempat sampah.
                                                                                                         Bekasi, 12 Februari 2018
Assalamualaikum. Wr. Wb.
Hai, Feby apa kabarnya mudah-mudahan disaat kamu membaca surat ini kamu dalam keadaan sehat walafiat. Feby, ini adalah surat ke -52 yang kukirim padamu . Semoga di surat ini aku mendapatkan jawaban yang pasti.
Feby, semenjak di Solo saat kita dipertemukan oleh Ayahmu karena perjalanan dinas. Aku merasa inilah cinta. Aku mulai suka padamu saat pandangat pertama. Rasanya di dalam hati ini banyak kembang api yang meledak ledak.
Kau Bagikan Pangeran di Kegelapan Malam
Yang Cahaya menembus Langit Ketujuh
Kau ibarat Nabi Yusuf di abad 21
Yang bersinar ditengah-tengah hiruk pikuknya dunia
Feby namamu sangat bermakna
F : Feby adalah namamu
E: Entah bagaimana aku terpesona olehmu
B: Besar cintaku padamu tak bisa di hitung oleh kalkulator
Y : Yang aku mau hanya kamu Febyku sayang.
Tolong balas suratku yaa please,.
Salam hangat,

Sera Salmafatunnisa

Sumpah bergidik aku membacanya. Benar kata Feby langsung masukin tong sampah aja. Tapi, jujur aku kalah dengan Sera . dia sudah menulis surat sebanyak 52 kali tetapi, dia berani mengutarakan perasaannya kepada Feby. Sedangkan aku, selama 17 tahun masih tak berani mengutarakan perasaanku.
Aku bertemu Feby lagi di lorong yang sama, saat itu ia menatapku “Ada apa Riss ?” katanya mulai bingung. Rasanya ada tamborin sebesar ukuran gajah yang menabuh dengan sekuat tenaga. Jantungku berdebar tak karuan. Dan tenggorokanku seperti ada setan yang mencekikku dari belakang supaya aku tak bisa bicara. Namun, dengan menghirup nafas sedalam-dalamnya aku akhirnya mengucapkan kalimat ajaib itu. “Gue suka loh Feb!!!”
Feby mematung tak menyangka hal inilah yang akan keluar dari mulut Rissa Sobarudin . Teman masa kecilnya selama 17 tahun. Akhirnya ia menghela nafas dan berkata , “ Maaf Riss “ Ia hanya mengucapkan kata sesingkat itu dan berlalu dari hadapanku dengan cepat.
Perasaanku pupus sudah selama 17 tahun kupendam dan di pahkan dalam ucapan 1 detik. Dan semenjak saat itu kami tak pernah bertukar sms lagi. Apalagi saat ia pindah ke Bengkulu bersama keluarganya.
Sekarang dan seterusnya ia hanyalah masa lalu. Aku menguatkan dalam hati.

Bersambung.
Trima kasih sudah berkunjung ^_^.

Kekasih Banyangan : Ep 9 Patah Hati

Maret 18, 2018 0 Comments
Rasanya ingin naik mesin waktu dan berpindah dengan cepat. Seadainya aku punya kantong ajaib Doraemon aku pasti akan menghilang sekarang ini. Ingin ku sobek surat dari Sera serobek-robeknya hingga Feby tak bisa membacanya.

sumber: dream

“Hai Riss”  sapanya datar  “ Nihh, kado lu selamat sweet seventeen days ya” katanya sambil melemparkn kantong kresek yang berisi hijab.

“ Makasih, biee. Nih hadiah luh” akhirnya dengan meluapkan kesal di hati. Aku  mensmash kadoku untuknya dengan kecepatan cahaya . “Haiyaaaahhh” dengan sekuat tenaga aku melemparnya.
Namun, dengan sigap dia menangkapnya seperti  Kiper di Kapten Tsubasa yaitu Wakasimatzu. Dengan satu tangan ia berhasil menepis lemparan mematikan itu dengan mudah.

Setelah itu aku membaca “Astagfirullah haladzim” menyadari ke khilafan ku. Sesegera mungkin aku meminta maaf . “ Bie, maaf ya aku ga sengaja” kataku memohon pengampunan .

 Dia memicingkan mata “ Orang buta juga tau elu sengaja, ada apa sih Riss elu ga kaya biasanya. Woy, nyadar ini bukan di Kartun Kapten Tsubasa.  Untung gue yang nangkis  kalo yang laen bonyook dehh . Lu bisa langsung dibawa ke ruang BP “ katanya menceramahiku panjang lebar.

Iya memang ini salahku . Tapi, ga gitu juga kali dia marah sampe segitunya. Batinku mulai melonjak naik lagi. Tetapi, aku ingat dengan kerudung yang aku ke kenakan pertama kali ini. “ Harus elegann Riss, elu alim sekarang “ kataku mengaffirmasi dalam hati.

“Nih ada surat dari si Sera katanya buat lu ! “ kataku sambil menyodorkan secarik surat yang sudah kugenggam erat . Tapi, responsnya acuh begitu. “ Gue udah tau isinya “ sini  suratnya.
Sekelebat  ia langsung melempar suratnya ke tempat sampah. “ Ahhhhhh” aku berteriak histeriss “ Febyy gila kenap elu buang surat si Sera ke tong sampah segala. Seenggaknya elu baca dulu kek “  kataku panjang lebar.   

“Looo juga udah tau kan maksudnya kenapa lo berani-beraninya kasih ke gue, Loe ga punya perasaan Riss” Katanya membentakku. Aku mematung masih membeku mencerna kata-katanya “ “Apa salahku” kataku dalam hati.


Bersambung

Trima kasih sudah berkunjung ^_^.

Kekasih Bayangan : Ep 8 Pertama Berhijab dan Hilangnya Cinta

Maret 18, 2018 0 Comments
Hari ini adalah hari ulang tahunku dan feby. dan hari ini pula aku mengkukuhkan diri untuk istiqomah berhijab ke sekolah terutama. Pertama kali menginjakan kaki ke sekolah langsung shinta, Dwi, Euis langsung teriak " Ciieeee, cieeeeee, Bu Haji masuk sekolah " katanya menggodaku



"Assalamualaikum Bu ustadz" Kata Reno menggodaku . aku hanya berusaha sabar menghadapi godaan dan ujian ini.

Perlahan kulihat Sera seperti terkesima melihatku berjalan ke arahnya seolah tak percaya ia memanggilku " Risaa kan?" katanya . " Iya, Ser " kataku menjawab sambil tersenyum.

"Oia, katanya elu mau bicara sama gue ada apa Ser ?" kataku bertanya. "euum ginih, kita cari aja tempat yang enakkan gimana jangan disini malu diliatin banyak orang " katanya menambahkan dari ekspresinya kelihatan gelisah. dan sepertinya ingin membicarakan sesuatu yang penting.

Akhirnya kami ngobrol juga di taman Jomblo letaknya di depan Lab IPA.
"Ada apa sih Serr ?" aku mulai penasaran.

 " Ginih Riss gue tau elu dari sekian banyak siswi di SMA ini yang menurut gue yang paling deket sama Feby, Riss gue mau jujur sama elu gue sebenarnya sengaja pindah dari Solo ke sini buat kenal lebih deket sama Feby, cuma sayangnya dia itu dingin banget. Berkali-kali gue udah coba ngerayu dia , Tapi jawabnya datar. it's Ok, gpp, kenapa Serr? ,Gue ga mau jadi temannya doang , gue pengen yang lebih dari itu. Riss bisa ga lu kasih surat ini ke dia , Tapi elu tolong yakinin dia supaya nerima gue yaa Riss. Pleaseeee "

Bagai kesamber Petir di siang hari bolong. Membatu Sera supaya jadian sama Feby adalah mimpi buruk. Lalu, apa gunanya aku berhijab dan masih terbawa suasana. Sekarang aku ingin menjadi muslimah yang sebenarnya. " Ya Allah Mengapa di hari pertama aku berhijab aku sudah mendpatkan  ujian seberat ini , bisakah aku menjalaninya ." Kataku dalam hati

" InsyaAllah ya Serr" Jawabku sambil senyum dipaksakan.

Rasanya tubuh ini kehilangan semangatnya . Aku berjalan gontai berjalan menuju lorong. Tak terbanyang kalau aku bertemu dengan Feby nanti.

Sumber : syahrinkamil.blogspot.com

Ternyata, orang yang dipikiranku berumur panjang. Ia seperti menungguku sambul bersandar di tembok. di tangannya ada sebuah kantong kresek kecil yang bertuliskan "Hijup" aku yakin itu hadiah ulang tahunku.

Rasanya ingin lari dari dia sekarang ini. Ulang tahunku adalah yang seharusnya menyenangkan bukan menyedihkan. " Ya Allah apa yang harus aku lakukan"

bersambung.


Trima kasih sudah berkunjung ^_^.

Kekasih Bayangan : Ep 7 Hunting Jilbab

Maret 18, 2018 0 Comments

Matahari sangat terik. Tetapi, tak menghalangi Risa untuk berbelanja jilbab. Maklum, ini adalah kali pertama ia memakai jilbab . Risa sangat excited untuk membeli hijab .

Hijab adalah sesuatu yang penting bagi Risa. Ia akan membeli beberapa pakaian .
Sesaat ia meliat-lihat banyak online shope. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya online shop ini

Selain itu pilahannya sangat bagus. Ia begitu excited berbelanja. Akhirnya ia melabuhkan hatinya di hijup. Ia bisa melihat berbagai busana dari sainer ternama. Tetapi dengan harga yang bervarian pula.

Ia melihat ada sms masuk dari feby” Riss eli mau hadiah apa buat hadiah ulang tahun elu nanti?” katanya datar. Seakan berbinar membacanya saja “  aku membalas “ Hijab aja ya bi, yang murah aja  jangan yang mahal “ aku membalasnya . sesaat kemudian ada pesan masuk dari Sera dan aku meras aneh “ Riss besok ketemuan yuul disekolah . gue tunggu elo ya dahh. “

Sepertinya ada sesuatu yang penting yang ingin dia sampaikan. Karena sibuk belanja online akhirnya pikiran negatif itu tak digubris.

Riss suka sekali dengan pashmina warna krem tapi sayangnya stocknya tinggal satu. Saat ia mulai mengklik tiba-tiba ada yang memesannya duluan.

Ia merasa gemas sekali tak bisa mendapatkan pashmina kesukaannya.” Siaallll siapa sih yang beli pashmina itu “

Selesai belanja ia buka Youtube ia mulai mencari tutorial cara menggunakan jilbab yang benar dan style. Ternyata menggunakan jilbab tak semudah yang ia pikirkan. Ada hal yang ia lupakan, yaitu jarum pentul dan bros kenapa ia lupa dengan benda penting seperti itu.

Akhirnya ia pergi ke warung mang imin di perempatan. Ia mulai menggunakan kerudung langsung keluar rumah rasanya nyaman sekali.

Ia begitu mnyukainya, ia sudah mendapatkan feeling apa yang akan terjadi padanya saat besok ke sekolah. Pasti banyak yang mengoloknya. Terutama genknya si Euis, Shinta, dan Dwi. Mereka pasti akan bilang Bu Haji.
Tetapi, ia akan berusaha istikomah.

Bersambung

Sabtu, 17 Maret 2018

Kekasih Bayangan Ep : EP 11 First Meeting Again

Maret 17, 2018 0 Comments
sumber : gambartop10.blogspot.co.id

"Assalamualaikum, Selamat pagi  anak-anak " sama Bu Risa menyapa anak-anak  " Waalaikumsalam, bu " jawab anak-anak kompak.

Hari ini adalah hari pertamaku mengajar di SMA Angkasa setelah pindah dari sekolah lamaku di SMA Naga Bonar di Bekasi. Saat pertama kali menginjak sekolah ini. Rasanya seperti memori kenangan selama SMA menghampiriku satu-persatu .

sumber : aalfiani.blogspot.co.id

Masih terbesit diingatanku saat dipenjuru loroang ini. aku menembak Feby sambil menangis. Rasanya seperti manusia paling bodoh di dunia saat itu. " Ahhh kenangan bodoh itu kenapa muncul lagi di kehidupanku lagi sekarang ini" batinku dalam hati.

Masih teringat jelas bagaimana ia menolakku dengan hanya berkata "Maaf, Ris" hanya itu jawaban setelah hampir 15 tahun memendam perasaan selama itu. Tetapi, aku bersyukur bahwa dia menjawabku meskipun pahit. Setidaknya aku sudah punya kepastian dalam melangkah. Tak perlu memendam perasaan lagi yang membuatku sengsara selama belasan tahun. Dan semenjak saat itu aku perlahan melupakannya , meskipun jujur masih saja ada kenangan yang masih tersimpan manis di lubuk hatiku yang paling dalam.

Feby bersama keluarga pindah dari perum Bhayangkari setelah Ayahnya mendapatkan promosi di Bengkulu sebagai Kapolda, sehingga ia dan keluarganya pindah untuk menempati rumah dinas yang baru. Sedangkan Feby sendiri meneruskan di akademi kepolisian di Jakarta.

Selama  hampir 10 tahun ini aku tak pernah mengetahui beritanya selama ini. Terakhir aku melihat postingan foto Jalan di Akademinya di instagramnya ia menuliskan " Jalan yang sepi " untuk seukuran Feby itu cukup lebay menurutku. Dia tipe pemikir yang rasionalis dan dingin.

Yang jelas hampir 10 tahun hidupku juga hampa saat ia tak berada disekitarku. Apalagi setiap perayaan hari ulang tahunku yang terpaut 10 menit dengannya. membuatku teringat bagaimana gemarnya dia menagih hadiah ulang tahun padaku. Dan begitu pula aku yang sering mendapatkan hadiah ulang tahun darinya. Meskipun, harganya tak seberapa tetapi, begitu bernilai untukku.

Hadiahnya masih kusimpan sampai kini. Seperti pita, bros, jeoit rambut dll. dari satu yang paling mahal menurutku adalah sebuah pashmina yang berwarna krem dihiasi gambar beruang teddy bear disekelilinnya. dan itu adalah hadiah terakhir darinya selama 10 tahun ini.

Entah kapan aku bisa bertemu dengannya lagi, Mungkin ia sudah menikah dan mempunyai anak saat bertemu denganku lagi . Sedangkan aku, di usia yang menginjak di usia 27 tahun ini masih sendiri , tanpa kekasih ataupun teman dekat pria.

Mungkin, saatnya bagiku untuk segera menikah dan melupakan semuanya.

"Teet, teeet " bunyi bel masuk sekolah sudah berbunyi sudah saatnya aku masuk kelas. Disekolah ini aku menjadi wali kelas di kelas IPS 12 F.  Kelas yang menurut guru-guru yang lain adalah kelas paling nakal di sekolah ini. Wajarlah aku guru baru yang harus patuh dengan instruksi kepala sekolah.

Belum lama ini salah satu siswa di kelasku kedapatan membawa Vape rakitan dari bohlam yang diisi dengan minyak kayu putih. Bagi mereka itu adalah hal yang biasa. Sangat mudah mendapatkannya dan harga begitu ekonomis. Hanya lima ribu rupiah bisa mendapatkan barangnya.

Yang paling aku takutkan adalah dimulai merokok kemudian Vape rakitan mereka akan mencobaa hal yang lebih menantang lagi seperti Narkoba. Sudah menjadi rahasia umum kalau ada siswa di kelas ini katanya ada yang pernah memakai ganja. Tetapi, sudah di beri uang jaminan dan ia bebaskan oleh keluarganya kemudian di masukan lagi ke sekolah sampai ia lulus. Karena sebentar lagi Ujian Nasional kami para guru harus bekerja ekstra keras untuk mencapai target nilai yang bagus.

tetapi sayangnya seringkali tidak didukung dengan prilaku anak-anak yang nakalna di luar batas.
Hari ini kami akan kedatan polisi untuk sosialisasi NAPZA di sekolah kami. Ada beberapa polisi yang akan hadir. Aku sedikit berharap kalau salah satunya ada dia. tetapi rasanya tak mungkin, mengingat sekarang ia berdomisili di Bengkulu.

Cerbung#


Trima kasih sudah berkunjung ^_^.

Minggu, 11 Maret 2018

Kekasih bayangan: Ep 6 " Mantap Berjilbab"

Maret 11, 2018 0 Comments

" Hai, perkenalkan nama saya Sera. Saya pindahan dari Solo" perkenalan membuat beberapa murid laki-laki tertegun melihatnya. Ia sangat cantik dengan rambut di gerai sebahu.

Sekilasku melihat ia memandang Feby. Dan ia tersenyum. Apabila ada yang bertanya, sakitnya di mana Riss ? Sakittnya di otak dan di perut. Di otak karena sibuk mikirin mereka dan di perut karena merasa ingin memakan semua benda yang ada. (Melampiaskan ke makanan)

Dan ia duduk di sebelah kanan tempat dudukku. Rasanya ingin ku kabur dan ku teriakk 'pisahkan kami!!!'

Ternyata dia adalah siswi yang cerdas. Ia sudah biasa menjadi langganan peringkat pertama di sekolahnya dulu.

Dan tak perlu waktu lama  untuk beradaptasi dengan pelajaran yang sedang kami ikuti. Selain itu, ia juga ramah kepada siapapun. Rasanya minder berada di sampingnya . Ia seperti sempurna untuk menjadi istri Feby di masa depan. Sedangkan aku, nilai C masih suka terselip diantara nilai akademikku.

Beberapa bulan kemudian,

Sera sudah setengah semester berada di kelas kami. Dan ia juga sudah mempunyai banyak teman, mungkin salah satunya aku.

"Riss sinih!! " kata Euis memanggil . "Kenapa iss" jawabku. "Tahu ga ada gossip katanya Feby  sama si anak baru pacaran semenjak dia pindah" jelas Euis panjang lebar sambil mengebu-gebu.

Perlahan tiba-tiba dunia mulai mengecil dan bayanganku . Tanpa terasa air mataku meleleh lagi dari sudut mata yang sembab. "Kenapa Riss eluu nangiss?" Euis bertanyaa lagi. "Ga euis, ada debu sedikit tadi pas elu ngomong tadi muncratt tauu" sambil tertawa aku menghapus air mataku.

Sepulang sekolah rasanya seperti mimpi kalau Feby, teman masa kecilku jadian dengan Sera si anak baru yang mempunyai segudang prestasi.

Seharian aku mengurung diri di kamar tak makan dan tak minum. "Riss sini makan yuk sudah mamah buatin jengkol semur yang kamu suka, cepetan turun nanti di abisin Ayah loh" kata mama membujukku.

Di dalam kamar, aku merenung teringat perkataan guru Agamaku kalau sebenarnya berpacaran itu dilarang oleh agama. Karena sering kali melanggar syariiat agama islam. Mislanya, berdua-duaan di tempat sepi, berpegangan tangan, berpelukan dengan yang bukan muhrimnya, dan dikhawatirkan apabila tak bisa menjaga hawa nafsunya akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

"Riss lu ga boleh begini terus" sambil memandangi cermin. Terlihat rambut yang sengaja di biarkan panjang , tetapi kusut karena tak terurus.

Perlahan aku menyadari. Hubungannya dengan Feby adalah seperti kekasih bayangan yang membingungkan siapapun. Tak ada ketetapan bahwa ia kekasihnya nyatanya hanyalah sebatas teman. Hanya dia yang menyukai Feby sedangkan Feby hanya menganggapnya teman biasa.

Akhirnya, saat itu memutuskan bahwa aku harus menjadi pribadi yang baru dengan berjilbab. Mulai besok sekolah akan berjilbab.

Tak ada cerita Feby lagi. Itu hanyalah hawa nafsu sesaatku. Dan mulai fokus belajar untuk Ujian Nasional.

Cerbung ep 6#



Kekasih Bayangan : Ep5 Teman Biebie

Maret 11, 2018 0 Comments

Di dalam kamar,

Risa menangis di bawah bantal yang selimuti selimut hello kittynya. Ia menangis terisak-isak.

Ia merasa bingung dengan perasaannya. Pacar juga bukan hanya sebatas teman masa kecil. Kenapa juga harus menangis seperti ini.

"Biebie jahatt" begitu isaknya setiap kali mengingat kejadian di featival itu. Ia kelelahan menangis sampai tertidur lelap .

Diiringi lagu dari NAFF yang berjudul "Terendap Laraku"  Risa tertidur dengan lelap.

Keesokan harinya,
Di depan rumah Risa

Ada seseorang yang mengentuk pintu " Assalamualaikum, " seorang wanita sekitaran umur 40 tahunan memberiku buah manggis 1 kilo. Ternyata beliau adalah tetangga kami yang baru. Suaminya bekerja di unit Reserse Kriminal sama dengan Ayah dan Ayahnya Feby

Katanya Ia mempunyai seorang anak perempuan bernama Dela yang seusia denganku

"Tolong jagain Dela ya Neng Risa . Dia masuk pertama sekolah hari ini" kata Bu Tita." Iya bu" jawabku

Disekolah ,

Anak di kelas sangat ribut. Ada apa gerangan. Ternyata ada siswi baru di kelas kami.

Konon katanya ia anak Kapolsek dan juga sangat cantik.

"Anak-anak silahkan duduk, ibu akan peekenalkan teman kalian yang baru" kqta bu Lia.

Dan betapa terkejuynya aku melihat gadis yang kutemui di kelas adalah yang kutemui d festival.

Cerbung ep 5#

Kekasih Bayangan :Ep 3 Nasihat Pak Gufron

Maret 11, 2018 0 Comments

Di SMA Angkasa setiap jam 9 sampai dengan jam 10 pagi. Siswa siswinya di persilahkan sholat dhuha di Masjid An-Nur yaitu masjid di sekolah kami.

Gemericik hujan membuat banyak siswa yang lebih memilih di kelas ataupun jajan. Daripada sholat dhuha di masjid.

Euis menggandengku ke Masjid. Di antara teman-temanku dia adalah yang menurutku cukup rajin sholat,

"Riss sholat dhuha yuuk" ajak Euis. "Hayu jawabku" kami berdua akhirnya sholat dhuha di masjid An-Nur . Sekilas aku melihat biebie juga sedang sholat dhuha bersama temannya.

Selesai sholat ada ceramah dari Pak Ghufron guru PAI  di sekolah kami. Yang menjelaskan tentang pacaran di SMA. Ia merasa prihatin karena pacaran anak muda zama sekarang.

"Kalian boleh saling jatuh cinta, itu adalah hal wajar. Akan tetapi, kalian harus ingat pacaran itu adalah berdua-duaan dengan lawan jenis dan itu dilarang oleh agama. Karena yang ketiganya adalah syetan" begitu penjelasan Pak Gufron

Masih teringat di benakku kejadian si Desi siswi pintar di kelas X yang harus keluar sekolah karena ia sudah hamil oleh pacarnya. Desi adalah siswi yang aktif, cantik dan berbicara bahasa Inggrisnya fasih, awalnya kupikir ia akan jadi Princess SMA Angkasa suatu saat. Namun, takdir berkendak lain. Ia salah memilih keputusan dan akhirnya prestasinya menjadi sia-sia. Kudengar ia menjadi buruh di pabrik kayu setelah melahirkan bayi perempuannya. Sungguh malang nasib Desi.

Saat lamunanku melayang, kulihat biebie di depanku sedang takzim mendengar ceramah pak Gufron.

"Laki-laki yang baik hanya untuk perempuan yang baik-baik, begitupun sebaliknya" lanjut Pak Gufron.

Terlintas di benakku calon suamiku di masa depan yang masih tertutupi kabut.

"Jodoh adalah rahasia yang Maha Kuasa kita hanya bisa berusaha menjadi manusia yang baik, bisa jadi jodohmu di dekatmu hanya Allah yang tahu" itu adalah nasihat Pak Gufron yang paling terngiangu di telingaku. Saat itulah aku bertekad ingin menjadi istri yang baik suatu saat.

Cerbung ep3#

Sabtu, 10 Maret 2018

Kekasih Bayangan : Ep 4 Kisah Sedih di Festival

Maret 10, 2018 0 Comments

Setiap malam di dekat Perum Bhayangkari ada festival musiman. Ada kora-kora, bianglala mini, mandi bola, dan trampolin, dll

Dan yang pastinya ada pasar malam. Itulah adalah event yang paling di tunggu anak muda seperti kami.

Euis, shinta dan Dwi mengajakku untuk bermain ke festival. Awalnya agak ragu. Tetapi, karena bujuk rayuan tiga srigala V.I.P akhirnya pertahananku jebol juga.

Alasan utamanya adalah sedang bokek. Karena uangnya kutabung buat membeli hadiah ulang tahun untuk Feby.

Ulang tahun kami jatuh di hari yang hampir sama dan juga dia kakak 10 menitku jadi dia selalu menagih hadiah di hari ulang tahunnya.

Dengan membawa uang saku 10 ribu rupiah kuselipkan si merah di balik celana jeansku.

Berjalan bersama mereka rasanya seperti ikut acara "Detective Rasa" Perbedaannya kami tidak mencicipi makanan di restoran terkenal. Tetapi, lebih mengomentari semua jajanan yang ada di festival .

"Rasa ice creamnya pait-pait gimana gitu pasti pake pemanis buatan" kata Shinta " Rasa Duriannya curiga pake durian yang agak busuk asem-asem gimana gitu" kata Dwi. "Harganya kemahalan 5 ribu trus isinya sedikit lagi, masih mending es krim Mang Iha cuma 2 ribu perak enak lagi" kata Euis. Akhirnya perdebatan hanya seputar ice cream durian .

Sayup-sayup aku melihat Feby sedang bersama seorang gadis. Mereka bercengkrama dan bercanda dengan riangnya.

Selama 17 tahun mengenalnya baru pertama kali aku melihatnya sedekat itu dengan perempuan.

Tanpa kusadari, perlahan air mataku menetes. "Riss elu gpp siapa yang nangis lu, gue, dwi, apa shinta sorry ya riss" kata Euis meminta maaf.

Euis tidak tahu aku menangis bukan karena mereka , tetapi sesuatu yang dibelakang mereka.

Cerbung Ep4#

Wejengan Maudy Ayunda korban Beauty Shaming

Assalamualaikum aiysdays Hollaho. Saya menulis tulisan ini siang hari maaf kalau ada kesalahan typo. Kali ini saya akan membahas mengenai Ma...