Follow Us @soratemplates

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Agustus 2019

Wajib dibaca! Aisyah Pamit

Agustus 23, 2019 0 Comments

Berbagai cerita dirundung derita
Semua sirna nestapa
Bahkan raga tak kuat memikulnya

Aisyah hanyalah manusia ciptaan-Nya.
Yang tak bisa berkata jika tak diijinkan
Yang tak bisa membaur jika tak diijinkan
Ijin apalah kata ijin untukku.

Hanyalah manusia setengah manusia
Yang setengahnya adalah nafsu yang menggelora.
Yang membuat si Aisyah kecil selalu dalam masalah
Yang selalu membuat orang salah kaprah.

Maafkan aisyah kecilku ini
Yang banyak salah
Yang banyak sedih
Yang banyak lupa

Duhai, aisyah kecilku
Pamitku untukmu

Semoga dimasa yang akan datang
Engkau menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Aisyah kecilku selamat datang didunia dengan peluk dan tangis.

Allah bersamamu wahai Aisyah kecilku sayang.

Jangan menangis dan janganlah pamit.

Mari kita jalani masa depan indah.

Pamit oh pamit

Minggu, 04 Maret 2018

Beautiful A Writer

Maret 04, 2018 0 Comments

Little story of aiys days


Tangan lentik ini seakan terbang 
Merajut untaikan kata menjadi alunan kalimat yang indah. 
Laksana memetik dawai harpa yang menghasilkan harmoni tulisan yang indah.
Tulisan yang mengalaun bak alunan lagu 

Akan menghipnotis bagi siapa saja yang membacanya .
Itulah perkerjaan penulis.
Bukanlah sembarang penulis yang memetik dawai
Ia berhati-hati memilin kata 
Sehingga menjadi kalimat yang sempurna 

Seperti halnya seorang pelukis
Yang piawai meminkan warna di pallete
Begitupun penulis
Ia piwai melukiskan sesuatu yang indah
Kemudian menuangkannya ke secarik kertas.

Mengubah sebuah kertas kosong menjadi lebih bernilai
Lebih pantas di baca bukannya di tatap dengan kekosongan belaka.
Atau bahkan menjadi bungkusan gorengan yang dibuang tanpa ada esensi untuk memahami kata per katanya secara mendalam.

Menjadi penulis adalah pekerjaan mulia
Perkataanmu menjadi tahan lama
Tak termakan usia
Walaupun peradaban telah menggilas waktu
Karyanya tetap ada dikenang oleh orang yang mencintai karyanya.

@2017 selengkapnya di aiznote.blogspot.com

Kamis, 25 Januari 2018

Impian polos

Januari 25, 2018 0 Comments


Sebelum menjadi saat ini
Begitu banyak impian dan kenangan yang tak tertahan untuk dilukiskan
Si tangan polos ini

Terus menggambar terus berimajinasi tanpa batas
Tak salah berharap.
Tapi saat menjadi kecil tak ada salahnya meminta.
Berharap didukung 

Namun, hanyak ujaran penolakan yang selalu diterima.
Impian yang sebesar gunung
Harus di hapus sedikit demi sedikit
Tak tahu harus menghapus yang mana lagi
Karena gunung itu semuanya telah habis.

Hanya beralaskan tanah.
Tanah yang tandus.
Hanya berisikan beberapa rumput liar kecil  dan kaktus yang mencoba berdiri tegak disana.
Saat besar sekarang. Penolakan masih terus berjalan. Memaksa untuk menghapus si liar satu-satunya harapan itu.

Tetapi Tuhan Maha Penyayang. Sesekali ada hujan gerimis yang menyirami tanaman liar tersebut.
Sebuah keajaiban rumput tersebut masih tumbuh.
Meskipun gunung yang penuh dengan imajinasi.
Paling tidak ia mempunya rumput kecil imajinasi yang terus bertahan
Dan perlahan-lahan muncul tumbuhan yang lain dengan sendirinya
seiring dengan mulai suburnya tanah tersebut
Karena belas kasihan Sang Pencipta.
#ODOPBatch5# day 4#

Wejengan Maudy Ayunda korban Beauty Shaming

Assalamualaikum aiysdays Hollaho. Saya menulis tulisan ini siang hari maaf kalau ada kesalahan typo. Kali ini saya akan membahas mengenai Ma...