Setitik berkas itu menerawang,... dua hari yang lalu . aku bersama partnerku belanja kebutuhan maulid Nabi. sampai ada insiden kemarin yg bikin shock. peluh, kesah keringat, kepecayaaan dirian, ketakutan, kesal, kebimbangan,
semua selesai hanya dalam hitungan 60 menit dari jam 8 hari ini. Acaranya benar-benar selesai penampilan, pembacaan hadiah , dan pulang bawa snack.
Dari kejadian ini aku belajar . semua memang ada harganya. harga yang pantas dari kita bekerja seharian dan di bayar dalam waktu sejam dengan kepuasan itu bayarannya.
Ibaratnya : "Dunia ini adalah tempat kita berjualan, saat kita bekerja keras Tuhan akan memberikan upahnya kepada kita dengan kepuasan dan kenikmatan" Namun, ada kalanya kerja keras kita tak membuahkan hasil seprti yang di harapkan.
Karena ?? yang menilai kita hanyalah manusia yang bisa saja berbuat khilaf. Tapi, Allah sudah menyiapkan upah untuk kita dari bekerja dengan tulus, ikhlas, dan semangat.
Siapapun kita yang paling kasian adalah saat kita mengharapkan ridha dari orang lain bukan dari Allah . Apalagi dengan alasan riya , semua kerja keras kita menjadi hanya sisa lelahnya saja,
Saat aku bekerja membantu orang tua, teman, ataupun kerabat Aku hanya berfikir apa yang Allah inginkan saat tahu hambanya kesulitan. jadi sebenarnya fokus utamaku adalah membahagaiakan Allah bukan teman atau kerabatku saja. karena ridha mereka juga ridha Allah juga
Logika kita sangat terbatas dan Mengapa ada orang yang menyebalkan di sekitar kita. itu tanda Kejeniusan Allah yang lebih dari kita. ada hikmah yang ingin disampaikan ataupun kita dipersiapkan untuk menerima hadiah yang lebih besar.
Salam cinta, semangat, dan tulus dari aiysdays yang juga sama-sama belajar kehidupan. :)
Rabu, 14 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wejengan Maudy Ayunda korban Beauty Shaming
Assalamualaikum aiysdays Hollaho. Saya menulis tulisan ini siang hari maaf kalau ada kesalahan typo. Kali ini saya akan membahas mengenai Ma...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar